Serba Serbi Dunia Penerbitan Buku Ditengah Pandemi

                    

            Penulis Resume           : Rahmat Sandri Ramadhan, S.Pd

Instansi                        : SMPN 48 Muaro Jambi

Guru                            : PPKn

Hari/tanggal                : Senin 6 Juli 2020/ Jam 19.00-21.00 WIB

Pemateri                      : Edi S Mulyanto

Topik                           : Serba Serbi Dunia Penerbitan Buku Ditengah Pandemi

                                    

Assalamualaikum WrWb...    


Malam ini narasumber kita adalah Bapak Edi. S. Mulyanta, beliau akan menyampaikan Materi Suka Duka Dalam Menerbitkan Buku di Era Pandemik.  Menurut Pak Edi Dunia penerbitan adalah dunia bisnis yang diikuti oleh idealisme. Dalam dunia bisnis, hal yang paling utama adalah keuntungan dari penjualan buku hasil terbitan. Outlet utama bisnis penerbitan buku adalah toko buku, sehingga terciptalah sebuah ekosistem yang kebergantungan.

Pandemi meluluhkantahkan semua bisnis, termasuk penerbitan. Pada bulan Februari, omzet toko buku masih normal. Namun setelah itu, terjadi pandemi yang menghentikan semua lini kegiatan. Dengan berlakunya PSBB, toko buku banyak yang terhenti bisnisnya dan omzetnya turun 80-90%. Berikut ini dampak pandemik terhadap penerbitan buku antara lain :

1.      Banyak penerbit yang butuh dana

2.      Banyak penerbit yang kehabisan nafas dan Banyak penerbit berhenti produksi

3.      Bahan-bahan rujukan belum tersedia dengan mudah

4.  Penerbit mengeluarkan keputusan-keputusan yang stategis mengingat ketidakpastian pandemik berakhir

5.      Banyak penerbit mengurangi jam kerja walaupun tidak begitu drastis.

6.      Mengurangi biaya mesin produksi hingga 50 persen

 

Melihat fenomena tersebut tidak semua penerbit berhenti, mereka tetap produksi sesusi dengan tuntutan pasar. Saat ini identitas tema yang laku di pasaran dilirik oleh sebagian penerbit, kami berupaya mengambil tema terupdate mengenai virus corona. Dan lumayan cukup diminati oleh para pembaca. Banyak hikmah yang dapat kita ambil di balik musibah pandemik ini, diantaranya hikmah berbagi tips untuk para penulis, meskipun kita berduka karena adanya pandemik namun ada kabar suka yang dapat kita petik. 

 

Diantara tips untuk penulis di era pandemik antara lain :

1.      Selalu siap untuk mendapatkan peluang yang mungkin tidak diperkenankan

2.      Mampu membuat tulisan secara terstruktur dengan baik

3.      Mampu mengusai dan menguraikan materi

4.      Eksekusi tulisan hingga pendapat penawaran dari penerbit

5.    Jika sudah PD ajukan proposal kepada penerbit minimal garis besar tema buku yang akan kira terbitkan. 

6.    Aktif melihat buku-buku bestseller di rak toko buku dan Mampu berempati melihat visi dan misi penerbitan. 


Di akhir penjelasannya, Pak Edi memberikan motivasi dan mengajak kami untuk tetap mendokumentasikan pencarian keilmuan. Dengan dokumentasi yang terstruktur, pembaca akan dapat mewarisi ilmu kita dan bahkan mengembangkannya di kemudian hari. Dokumentasi kita semua dalam bentuk buku akan kami kirimkan ke Perpustakaan Nasional bagian deposit, yang dilindungi oleh undang-undang.  
Demikian resume pelatihan menulis daring bersama Om Jay malam ini. Silahkan kritik dan saran yang membangun, Wassalamualaikum WrWb.....

             

Komentar

Posting Komentar